Review Komik Yuan Zun. Yuan Zun, atau dikenal juga sebagai Dragon Prince Yuan, adalah manhua kultivasi populer yang mengisahkan perjuangan Zhou Yuan, seorang pangeran yang seharusnya diberkati naga suci sejak lahir. Namun, karena intrik politik dan ramalan, berkat itu dirampas, meninggalkan racun yang menyegel saluran meridiannya dan menghalangi kultivasi. Dengan pena sebagai senjata utama, Zhou Yuan bangkit dari kelemahan, membalas dendam, dan menaklukkan dunia Tianyuan yang penuh Origin Qi. Manhua ini, yang berakhir pada chapter 652 akhir 2024, tetap menjadi pembicaraan hangat di kalangan pembaca hingga akhir 2025, terutama karena adaptasi animenya yang dirilis tahun lalu dan diskusi seputar ending yang terasa terburu-buru. REVIEW KOMIK
Alur Cerita dan Sistem Kultivasi yang Mendalam: Review Komik Yuan Zun
Alur Yuan Zun mengikuti pola klasik weak to strong dengan elemen balas dendam kerajaan yang kuat di awal. Zhou Yuan memulai dari nol, membuka delapan meridian secara manual, lalu naik ke tingkat Qi Dwelling, Divine Dwelling, hingga realm saint. Yang membuatnya menonjol adalah detail sistem kultivasi: dari membangun fondasi Qi, bintang di Qi Dwelling, hingga teknik rune yang kompleks. Pertarungan sering melibatkan strategi cerdas, bukan sekadar kekuatan mentah, dengan aksi yang intens dan visual efek Origin Qi yang memukau. Namun, di bagian tengah hingga akhir, cerita terasa repetitif—turnamen, konflik sekte, dan ancaman baru yang mirip. Endingnya, yang melibatkan penyerapan dewa ras suci dan pembukaan jalan baru menuju godhood, dikritik banyak pembaca karena terlalu cepat, seolah dipotong 100-150 chapter lebih awal.
Karakter dan Elemen Romansa yang Hangat: Review Komik Yuan Zun
Zhou Yuan digambarkan sebagai protagonis cerdas, gigih, tapi tidak terlalu sombong, membuatnya mudah disukai. Ia dikelilingi karakter pendukung solid seperti Yaoyao, gadis misterius yang menjadi pasangan utamanya, serta Su Youwei dan Wu Yao yang menambah dinamika. Romansa di sini wholesome dan loyal—tidak ada harem berlebihan, fokus pada ikatan emosional yang berkembang alami. Yaoyao, dengan latar belakang tragis, menjadi highlight, memberikan nuansa mendalam pada cerita. Karakter antagonis juga ruthless, dengan skema jahat yang membuat konflik terasa nyata. Meski begitu, beberapa side character terasa kurang dieksplorasi, dan perkembangan MC kadang terlalu bergantung pada kesempatan unik, membuatnya agak overpowered di akhir.
Kelebihan Visual dan Kritik Umum
Salah satu daya tarik terbesar Yuan Zun adalah ilustrasinya yang indah—panel aksi dinamis, efek Qi mempesona, dan desain karakter yang detail, sering dipuji sebagai salah satu yang terbaik di genre manhua. Adaptasi donghua yang tayang sejak 2024 juga mendapat respons positif atas animasi pertarungan dan pacing yang lebih ringkas. Kelebihannya terletak pada world building luas, termasuk hubungan dengan alam semesta lain, serta momen-momen satisfying saat Zhou Yuan membalikkan situasi hopeless. Di sisi lain, chapter pendek membuat pacing terasa lambat dan dragged, sementara pola “courting death” dari musuh repetitif. Ending rushed meninggalkan rasa kurang puas bagi banyak fans, meski tetap memberikan penutup epik dengan Zhou Yuan mencapai puncak.
Kesimpulan
Yuan Zun berhasil menjadi manhua kultivasi yang menghibur dengan visual memukau, sistem dunia mendalam, dan romansa manis yang jarang ditemui di genre serupa. Meski ada kekurangan seperti repetisi plot dan akhir yang terburu-buru, cerita ini tetap layak dibaca bagi penggemar xuanhuan yang suka perjalanan panjang dari lemah menjadi tak terkalahkan. Dengan total 652 chapter yang sudah lengkap, plus adaptasi animasi yang sedang berlanjut, Yuan Zun cocok untuk marathon baca akhir pekan. Bagi yang mencari hiburan aksi penuh strategi dan emosi, manhua ini masih recommended hingga akhir 2025, meski dengan catatan untuk siap menghadapi kontroversi endingnya.