Review Komik Grand Blue

Review Komik Grand Blue

Review Komik Grand Blue. Grand Blue (atau Grand Blue Dreaming) adalah komik komedi karya Kenji Inoue dan Kimitake Yoshioka yang mulai diserialkan sejak tahun 2014. Komik ini mengisahkan Iori Kitahara, mahasiswa baru yang pindah ke kota pesisir untuk kuliah di universitas dan tinggal di toko selam milik paman dan bibinya. Alih-alih kehidupan kampus normal, ia langsung terseret ke dalam klub selam Peek-a-Boo yang lebih mirip perkumpulan peminum alkohol daripada klub olahraga. Dengan gaya humor yang sangat kasar, absurd, dan penuh adegan telanjang bulat, Grand Blue berhasil menjadi salah satu komik komedi paling populer di kalangan pembaca dewasa yang mencari tawa tanpa batas. Hingga kini, komik ini masih berjalan dan terus mempertahankan statusnya sebagai raja komedi kampus yang tidak sopan. INFO SLOT

Gaya Komedi dan Struktur Cerita: Review Komik Grand Blue

Komedi Grand Blue sangat khas dan tidak kenal kompromi. Setiap chapter biasanya berfokus pada satu situasi konyol yang melibatkan minum alkohol dalam jumlah besar, telanjang bulat di depan umum, dan reaksi berlebihan dari karakter. Humornya berasal dari tiga sumber utama: kontradiksi antara ekspektasi “kehidupan kampus ideal” dengan realitas klub selam yang penuh pesta, ekspresi wajah dan reaksi fisik yang ekstrem (wajah membesar, mata berputar, muka hancur), serta dialog yang sangat blak-blakan dan sering kali vulgar. Tidak ada plot utama yang berkelanjutan—cerita berjalan episodik dengan sketsa-sketsa pendek yang saling terhubung lewat perkembangan kecil antar karakter. Transisi antar segmen sering mendadak, tapi justru itulah yang membuat komik ini terasa segar dan tidak membosankan. Pembaca bisa membuka chapter acak dan tetap tertawa karena setiap panel punya potensi punchline sendiri.

Karakter dan Interaksi yang Menjadi Kekuatan Utama: Review Komik Grand Blue

Iori Kitahara adalah protagonis yang sangat relatable: mahasiswa biasa yang ingin hidup tenang, tapi terus terseret ke dalam kekacauan klub selam. Ia sering jadi korban situasi absurd, dan reaksi paniknya jadi sumber utama komedi. Kohei Imamura, teman sekamar Iori, adalah karakter paling liar—selalu telanjang, selalu mabuk, dan selalu membuat masalah. Chisa Kotegawa, presiden klub selam yang serius dan cantik, menjadi kontras sempurna dengan anggota lain yang kacau. Cakey (Cote), Nanaka Kotegawa (kakak Chisa), dan anggota Peek-a-Boo lain seperti Shinji, Kenta, dan Azusa menambah variasi humor yang berbeda-beda. Interaksi antar karakter ini yang membuat komik terus menarik—mereka saling ejek tanpa henti, tapi tetap terasa seperti kelompok pertemanan yang solid. Setiap karakter punya “gimmick” sendiri yang diulang-ulang tapi tidak pernah membosankan karena timing dan ekspresi wajah yang selalu tepat.

Kelebihan dan Kekurangan Secara Keseluruhan

Kelebihan utama Grand Blue adalah komedi yang sangat konsisten dan berani. Humornya dewasa, vulgar, dan sering kali melampaui batas—tapi dibungkus dalam kemasan yang sangat lucu sehingga tidak terasa menjijikkan. Gaya seni Kimitake Yoshioka sangat ekspresif: wajah karakter bisa berubah drastis dalam sekejap untuk menekankan emosi, dan itu memperkuat punchline tanpa perlu dialog panjang. Komik ini juga berhasil membuat situasi sepele seperti minum di pantai atau latihan selam menjadi sangat lucu karena dibesar-besarkan secara ekstrem. Kekurangannya adalah sifatnya yang sangat repetitif—bagi pembaca yang mencari perkembangan karakter atau cerita berkelanjutan, komik ini bisa terasa monoton setelah beberapa volume. Beberapa chapter juga terasa lebih lemah dibandingkan yang lain, meski secara keseluruhan kualitas tetap tinggi. Konten dewasa dan adegan telanjang yang sangat sering juga membuatnya tidak cocok untuk semua umur.

Kesimpulan

Grand Blue adalah komik komedi absurd yang hampir tidak punya tandingan dalam hal keberanian dan konsistensi humornya. Ia tidak mencoba menjadi dalam atau emosional, tapi justru karena fokus penuh pada kekonyolan itulah ia berhasil sangat kuat sebagai hiburan murni. Gaya seni yang ekspresif, timing punchline yang tepat, dan karakter-karakter yang sangat memorable membuatnya tetap relevan hingga sekarang—baik bagi pembaca baru maupun yang sudah lama mengikutinya. Bagi penggemar komik yang suka humor nakal, vulgar, dan tidak sopan-sopan amat, Grand Blue adalah salah satu yang wajib dibaca. Ini bukan komik yang akan mengubah cara pandang hidup, tapi komik yang hampir pasti membuat Anda tertawa keras—dan itu sudah lebih dari cukup untuk sebuah karya komedi. Jika Anda mencari sesuatu yang ringan, lucu, dan bisa dibaca kapan saja tanpa perlu mikir berat, Grand Blue adalah pilihan yang sangat tepat.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *